begitulah kira-kira

2.2.17

Review of 2016




Tidak terasa kita sudah di awal tahun 2017, waktu berganti begitu cepat ya. Tahun 2016 buat gue merupakan tahun dimana gue bertemu dengan teman baru, dan juga para manusia-manusia hebat dari Kelas Inspirasi Kaimana,Merauke, Bima hingga Dompu. Orang-orang yang memberikan pengaruh positif pada bangsa, well agak lebay sih..tapi emang bener loh!! hehe





Tahun penuh gejolak ini juga mengajarkan gue bahwa terkadang hal-hal yang dirahasiakan sebaiknya tetap dirahasiakan!! Karena ‘’the unspoken truth’’ lebih menyakitkan dibandingkan dengan kebohongan.

’Terkadang, kita hanya ingin melihat apa yang ingin dilihat, dan mendengar apa yang ingin kita dengar. So, apakah gue harus pake kacamata kuda biar gak melihat sekeliling?? Ah entahlah..atau gue harus pura-pura tuli biar gak mendengar? Karena semua itu terjadi tepat di sekeliling gue, ajaibnya gue gak bisa berbuat apa-apa’’

Tahun 2016 juga merupakan tahun paling sedikit gue nge-post blog, iya saking sibuknya dan sok sibuk gue sampe gak pernah nge-post!! Ini pun harusnya di posting pas akhir tahun, eh molor-molornya jadi awal bualn February 2017. Gak apa-apa lah ya.. J


The saddest thing in 2016

Gue bersama beberapa orang teman pergi ke kec. Arguni Bawah. Kecamatan yang menjadi bagian dari Kab. Kaimana (Papua Barat)ini dapat ditempuh dengan speedboat dari kota sekitar 3 jam. Sebelum sampai ke sana, kami disuguhi salah satu fenomena laut yang tidak biasa. Selama gue jadi pelaut, gue baru melihat kalo ada air yang begitu aneh!! Iya, perairan menuju Kampung Arguni Bawah berputar!! Bukan hanya di satu titik , tapi hampir 70 persen!! Menurut gue cukup berbahaya apabila driver boat lo gak berpengalaman!!

Kecamatan yang tepat berhadapan dengan gunung Genova ini, memiliki beberapa kampung. Kami sempat berkeliling ke 4 sekolah dasar disana. Hasilnya? Memprihatinkan!! Persamaan semua sekolah dasar yang ada disana adalah tiap sekolah menggabungkan 2 kelas. Well, kelas satu gabung sama kelas 2, kelas 3 gabung sama kelas 4, dan kelas 5 gabung sama kelas 6. Sehingga, tiap kelas memiliki 2 papan tulis, satu papan buat masing-masing tingkatan kelas!! Kalo kelasnya aja sudah digabung, gak usah nanya jumlah guru!! Karena yang pasti gurunya masih kurang banget banget banget!!! Padahal kalo mo dibilang tempatnya tidak terlalu jauh dari perkotaan!! Menyedihkan!!
Tidak sampai disitu saja, ada salah satu sekolah yang hanya punya satu guru!! Gue ulang ya, SATU GURU!!! Dan guru itu sendiri punya cerita yang cukup mengharukan. Jadi, beliau ini merupakan guru yang seharusnya bertugas di kampung sebelah, tetapi karena beliau merupakan anak asli kampung maka beliau mutusin buat ngajar di kampung halamannya.

Oiya, sekolah-sekolah ini tidak pernah melakukan upacara!! Bahkan ada sekolah yang gambar presidennya aja belom di ganti!!!

Menurut gue ini hal yang paling menyedihkan yang pernah gue lihat selama tahun 2016 kemarin. Harapan gue sih buat pihak-pihak yang terkait sesegera mungkin turun tangan untuk menangani masalah ini. Why? Karena disini masa depan anak-anak bangsa jadi taruhannya!! Anak-anak yang nantinya akan kita titipkan Papua kita tercinta, Indonesia kita tercinta.


The happiest moment in 2016

Gue ikut Kelas Inspirasi Merauke dan Dompu. Pengalaman yang menurut gue akan selalu gue ingat. Ada pait-paitnya, ada manis-manisnya..campur aduk kayak gado-gado mbak Iyem!!

Well, gue bertemu dengan para relawan yang dengan suka rela merelakan waktu mereka yang berharga untuk mengajar di SD selama satu hari. Untuk sebagian orang, mereka itu bagaikan manusia-manusia yang hidup di dunia fantasi karena apa yang mereka percayai itu tidak nyata, hanya daydream semata. Mereka (relawan) menganggap bahwa dengan melakukan hal kecil seperti ini, paling tidak sesuatu akan berubah!! Paling tidak api semangat untuk maju akan tumbuh dalam jiwa anak-anak!! Sekali lagi, mereka adalah daydreamers!! Pemimpi di siang bolong!! Jangan salah, gue juga percaya dengan semua itu, well apakah itu berarti gue juga pemimpi?? Yup, benar!! Karena menurut gue segala sesuatu itu dimulai dari mimpi. Tetapi yang paling penting adalah MIMPI itu gak berakhir sebatas MIMPI SAJA! Besar harapan gue bahwa semangat yang mengebu-gube para relawan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang punya niat terselubung. Ah entahlah..mungkin malam di Kaimana semakin panas jadi gue mulai berhalusinasi…



Gue juga bertemu dengan anak-anak lucu…ada Arini dari Dompu dan Maria dari Merauke. Arini merupakan anak kelas satu yang sebenarnya bahasa Indonesia aja masih kurang tapi selalu ngekorin gue ke mana aja. Oh iya, gue bahkan sempet-sempetnya loh bikin geng cantik (baca: syantikk) bareng anak-anak SD di Dompu..hahha Omaigat, I miss them already!! Mereka semangat sekali mengajarkan gue bahasa Dompu. Lembo ade ya, gue anaknya emang sulit ngapalin adik-adik!! Hal yang paling mengharukan adalah mereka sibuk narik-narikin baju gue yang lompat kemana-mana. Otokee!! So sweet banget gak sih. Guys, I always hope that God will do whatever in His Power to help you achieve your dream!!



Oiya, ada Maria dari Merauke, anak cewek kelas enam yang menangis saat gue tanyain cita-cita. Well, Maria..tidak usah malu dengan cita-citamu. Remember : You are the best!!

0 comments:

Posting Komentar

Counting

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
A mid-twenty something years old , not yet a woman.

Find Me on Instagram

Follower