begitulah kira-kira

29.11.15

KAEL

‘’Walaupun bukan negara yang ingin gue kunjungi, toh Malaysia merupakan negara yang paling berkesan buat gue’’
 *oiya, postingan ini agak telat yah...hehe maklum magerrrr!!


My next destination is Kuala Lumpur. Well, rencananya sih gue bakalan naik kereta api dari Kuala lumpur menuju Bangkok. Jadi, setelah pesawat mendarat gue langsung buru-buru menuju stasiun kereta dengan harapan akan mendapatkan tiket menuju Bangkok. Kemudian terciptalah adegan perang dingin antara gue dan mbak-mbak jutek penjaga loket tiket kereta. Damn!!!

Gue              : (berdiri di depan kaca loket sambil berpikir apakah harus ngomong ala ipin upin  atau 
                       menggunakan bahasa Inggris)
Mbak loket  : Mau kemana? (dialek Melayu)
Gue              : Bangkok (dialek ipin upin keturunan Indonesia)
Mbak Loket : Sold out sampe 2 minggu ke depan (jutek)
Gue              : Ke Penang?
Mabk Loket : Habis
Gue              : Besoknya?
Mbak loket  : Ih, saya kan bilag sudah habis sampa 2 minggu ke depan (semakin jutek,gak senyum                           sama sekali)
Gue              : (melengos pergi)

Begitulah kira-kira adegan ketus-ketusan gue dan mbak penjaga loket nan jutek itu. Bukan first impression yang baik, huh?!!  Oiya, satu kata buat lo ya Mbak…walaupun gue terlihat seperti TKW… I’m not!! Sorry!!

Dengan gontai dan ditemani hujan rintik-rintik gue pun melanjutkan perjalanan gue untuk menemukan guest house tempat gue menginap nanti.  Bermodalkan google map, gue melalang buana mencari Submarine Guest House. Setelah berjalan beberapa menit dari stasiun Central, akhirnya gue nyampe juga. Agak ragu-ragu emang, soalnya agak sunyi senyap. Melihat papan nama ‘’submarina hostel’’ membuat gue menjadi semangat lagi.

Petugas loket menyambut gue dengan senyum ramah dan bersahabat. Saat waktu check-in di hostel, tibatiba ternyata nama gue gak ada dalam booking list.  Gue kaget setengah mampus. Glek!! Dengan kalemnya si petugas loket membaca sekali lagi bukti booking gue. Dengan tersenyum dia bilang kalo gue salah alamat, seharusnya gue pergi ke submarine yang lain. Mungkin pas ngeliat muka gue yang agak memelas gimana-gimana gitu, akhrnya dia bilang bakalan ngetransfer data gue dari hostel cabang mereka dan membuat gue tidak perlu pergi ke hostel submarine yang ada di central. Alhamdulilah …rezeki anak soleh mah gak kemana.

Oiya, di guest house/hostel ini…gue dapet female dorm dengan harga mixed dorm loh…hohohoho lumayan!! Soalnya hostel mereka sedang sepi pengunjung!!! Horeeehhh!!! Di dormi gue udah ada dua cewek. Satu cewek bule yang kebetulan malam itu bakal check-out dan satu cewek asal Jepang yang ternyata besoknya akan check out pula. Tapi engga apa-apa toh tiba-tiba muncul sesosok mbak-mbak asal Iran, si Tim yang sekamar sama gue nantinya. My partner in crime for few days in Kuala Lumpur. Hahaha. Selain itu, ada juga Om Chenk. Bapak-bapak asal Turki yang gak kalah gaulnya.





Destinasi hari pertama di Kuala Lumpur adalah Batu Caves. Ketika memasuki gerbang Batu Caves, bau kari sudah tercium begitu kuat. Caiya caiya…gue malah berpikir gue lagi di India bukan di Malaysia..Sorry!! No offense!! Haha. Melihat anak tangga yang begitu banyak untuk mencapai gua, gue memutuskan untuk masuk ke Dark Cave terlebih dahulu. Satu hal yang pelajari dari caving di dark cave adalah…pentingnya melindungi hewan kecil seperti kecoak. Ini terasa begitu sulit. Setelah tour 45 menit dalam Dark Cave, akhirnya gue melanjutkan perjalanan ke gua yang paling tinggi. Gila!! Ngos ngosan!!









Malam harinya dengan menggunakan bus gratis ‘’GOKL’’ gue pergi ke Petalling Street. Dalam perjalanan gue bertemu satu keluarga dari Semarang yang sedang berlibur. Ibunya sih sempat memandang gue kayak gimaanaaa gitu setelah gue bercerita kalo gue berlibur sendirian ke KL. Ah sudahlah, toh gue gak minta lu bayarin gue ini kan!!! Sesampainya di Petalling Street, gue langsung kalap dan mencari tempat makan yang halal. Makan! Makan!! Yummy!! Satu meja buat gue sendiri..bwahahaha.

Keesokkan harinya gue berkunjung ke Dataran Merdeka. Menghabiskan beberapa waktu melihat Sultan Abdul Samad building, kemudian mengantri untuk foto di ‘’I love KL’’yang mana gagal karena atrian yang lumayan panjang..



Gak lengkap kali yah kalo belum foto-foto cantik di twin tower. So, kembali menggunakan bus gratis gue menuju twin tower. Puas puasin deh foto-foto disana. Ketemu dengan Jennifer, mahasiswi asal Ghana. Oiya, dia sangat popular loh,,semua orang ingin berfoto dengannya J .


Malam terakhir gue di KL sangaaaat berkesan!!! Si Chenk menawarkan diri untuk memasak buat gue dan Tim. So, diputuskanlah kalo gue dan Chenk pergi membeli bahan-bahan makanan, yang jujur gue sendiri hingga saat ini belum bisa memahami secara mendalam apa yang sebenarnya ingin dimasak Chenk. Oiya, walaupun siang harinya gue sempet foto-foto di Twin Tower, toh biar lengkap foto sekali lagi di malam hari…bwahaha.


Banyak adegan lucu terjadi malam itu. Si Chenk dengan pedenya membeberkan rencana masaknya. Dia bakal merebus telur menggunakan microwave. Ini tentu saja ide paling absurd yang pernah gue denger. Hasilnya? Yup,,,,microwave milik guest house meledak sodara-sodara!!! Piring dan pintu microwave hancur berkeping-keping!! Beberapa penghuni lainya berlarian keluar kamar, bahkan ada yang hanya menggunakan pakaian dalem -_- setelah terdiam beberapa saat karena shock!! Gue , chenk dan Tim tertawa terbahak-bahak. Gue rasa penjaga guest house mulai membenci kami…


Malam semakin larut, kedua manusia setengah gila itu mengajak gue untuk menghirup udara segar KL di malam hari…akhirnya kita memutuskan untuk berkeliling di sekitar guest house. Iseng, kita pun mengunjungi satu persatu guest house yang ada di daerah china town…yah kali aja ada yang lebih murah!! Hahahah. Dari guest house yang agak2 rege…hingga guest house yang serem…udah kita datangi. Setelah puas berkeliling, kami pun kembali ke guest house dan bermain kartu bersama. Lucunya, gue gak dibolehin minum beer sama mereka. Katanya gue masih terlalu muda…hahahahha anak alim mah gitu!!! Gue minum susu milo!! Okay, ini terlalu aneh!!! Gue 24 tahun loh..mbak Tim…mas Chenk!! Bermain sambil tertawa cekikikan, okay memang mengundang emosi penjaga guet house…si Chenk pun beradu mulut dengan penjaganya, hadeuh…ampe datang menejernya…kita pun diceramahi pagi-pagi buta!!! Hahahhaha sialan!!

Pagi harinya gue pun berpamitan pada temen-temen guest hause!! Sedih emang,, tapi perjalanan gue masih panjang…
Bangkok, I’m coming naaa……







                              



0 comments:

Posting Komentar

Counting

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
A mid-twenty something years old , not yet a woman.

Find Me on Instagram

Follower